visa 8988
Indonesia Visa Services

Brexit ancam rantai pasokan industri Jerman

Ilustrasi hasil referendum rakyat Kerajaan Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit). (globalresearch.c

Rabu, 26 Juli 2017 08:06 WIB

Brexit ancam rantai pasokan industri Jerman

Berlin (ANTARA News) - Kepergian Inggris dari Uni Eropa membuat rantai pasokan trans-nasional industri-industri Jerman berisiko, sebuah laporan yang diterbitkan oleh The Cologne Institute for Economic Research (IW) pada Selasa (25/7) memperingatkan.

"Rantai pasokan yang ada saat ini bisa terkoyak oleh Brexit dalam skenario terburuk," ekonom IW dan penulis laporan Berthold Busch mengatakan.

Industri-industri kontinental telah menjadi semakin terjalin sebagai konsekuensi integrasi Uni Eropa, dengan bagian-bagian individual sering melintasi beberapa perbatasan nasional sebelum dipasang dalam produk akhir, kata laporan tersebut.

Pada 2014, perusahaan-perusahaan Inggris memasok barang dan jasa awal senilai sekitar 200 miliar dolar AS ke Uni Eropa. Sebesar 36 miliar dolar AS di antaranya pergi ke Jerman.

Kerja sama semacam itu kini terancam punah, menurut laporan tersebut.

Paling tidak, perdagangan akan menjadi lebih mahal karena pengenaan tarif jika sebuah perjanjian perdagangan bebas antara Inggris dan Uni Eropa tidak tercapai, tambah laporan tersebut.

"Industri Jerman akan terpukul keras tanpa kesepakatan perdagangan bebas," Busch memperingatkan.

Situasinya tidak lebih baik bagi produsen Inggris, mengingat penyedia jasa di atas semua takut kehilangan akses ke pelanggan Eropa dan Jerman.

Pada akhirnya, konsumen Jerman harus membayar harga produk-produk yang lebih mahal jika Uni Eropa dan Inggris tidak meminimalkan hambatan tarif dan non-tarif terhadap arus barang, jasa, modal dan tenaga kerja, kata laporan tersebut.
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Elon Musk dan Mark Zuckerberg adu mulut soal kecerdasan buatan

Presiden Joko Widodo berbincang dengan pendiri Facebook Mark Zuckerberg (kanan) saat berkunjung ke L

Rabu, 26 Juli 2017 02:07 WIB

Elon Musk dan Mark Zuckerberg adu mulut soal kecerdasan buatan

San Francisco, Amerika Serikat (ANTARA News) - Penguasa Lembah Silikon Elon Musk menghujat miliarder Mark Zuckerberg ketika Selasa waktu AS keduanya melanjutkan perang kata-kata di antara mereka mengenai apakah robot bisa menjadi cukup cerdas untuk membunuh penciptanya sendiri, manusia.

"Pemahaman dia tentang subjek, terbatas," serang Musk lewat Twitter menyangkut si pendiri Facebook Inc yang algoritma dan teknologi temuan dia lainnya telah merevolusi media sosial dan mendapatkan dua miliar pengguna aktif setiap bulan.

Sebelumnya, Zuckerberg ditanya soal pandangan Musk mengenai bahaya robot. Jawabannya, Zuckerberg mencaci para pengecam yang memiliki skenario akhir segalanya atau kiamat seperti Musk sebagai orang yang tak bertanggung jawab.

Zuckerberg dan Musk yang merupakan kepala eksekutif perusahaan pembuat mobil Tesla Inc dan perusahaan roket SpaceX, terlibat debat seru selama beberapa hari terakhir menyangkut bahaya kecerdasan buatan.

Keduanya berbeda tajam soal perlunya regulasi pemerintah yang lebih ketat menyangkut teknologi.

Istilah kecerdasan buatan atau AI digunakan untuk menggambarkan mesin dengan kode komputer yang bisa belajar dengan sendirinya. Teknologi ini menjadi luas digunakan pada berbagai sektor semacam pelayanan kesehatan, hiburan dan bank.

Kekhawatiran bahwa mesin akan menjadi cerdas sekali sehingga bisa berbalik memberontak terhadap manusia sudah menjadi tema umum dalam fiksi ilmiah.

Musk berkata kepada sekumpulan pejabat AS bulan ini bahwa potensi bahaya seperti itu bukan khayalan sehingga pemerintah harus bergerak meregulasi AI.

"Saya akan terus memperingatkan bahwa sampai orang melihat robot turun ke jalan untuk membunuh mansuai, mereka tak akan tahu bagaimana bereaksi, karena hal itu tampaknya berjalan lembut," kata Musk. "AI adalah risiko fundamental untuk eksistensi peradaban manusia."

Dua hari sebelumnya Zuckerberg men-stream video live di Facebook saat menjawab pertanyaan-pertanyaan diajukan seseorang menyangkut pernyataan Musk.

"Saya optimistis sekali. Saya tak bisa memahami orang-orang bersuara negatif yang berusaha mengangkat skenario kiamat," kata Zuckerberg. "Sungguh negatif dan dalam beberapa hal saya benar-benar menganggapnya sangat tidak bertanggung jawab."

Zuckerberg menyatakan AI bisa menghasilkan diagnosis penyakit dan peniadaan kecelakaan mobil yang lebih baik. Dia juga tidak melihat alasan ada orang yang ingin memperlambat perkembangan AI melalui regulasi, demikian Reuters.

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Lima pekerjaan impian masa kecil favorit anak Indonesiaw

Ilustrasi (Pixabay)

Pewarta: Nanien Yuniar
Rabu, 26 Juli 2017 06:53 WIB

Lima pekerjaan impian masa kecil favorit anak Indonesiaw

Jakarta (ANTARA News) - Dahulu anak-anak biasanya menjawab "ingin jadi dokter" ketika ditanya apa cita-citanya ketika dewasa, namun rupanya popularitas profesi dokter bergeser di generasi muda saat ini.

"Evolusi pekerjaan impian dari masa ke masa menandakan perubahan ketertarikan dan keinginan terhadap kemampuan dan keterampilan baru – seperti contoh kemampuan bidang IT dan finansial yang semakin dibutuhkan saat ini," kata Linda Lee, Head of Communications, Southeast Asia and North Asia, LinkedIn, dalam siaran pers.

Berdasarkan survei LinkedIn dari 1000 responden Indonesia yang terdiri dari pelajar dan profesional muda, pekerjaan yang terkait dengan industri IT dan keuangan menjadi semakin populer di kalangan pelajar masa kini. 

Lima pekerjaan impian masa kecil favorit pelajar adalah pengusaha, spesialis IT, akuntan, bidang finansial atau perbankan serta ilmuwan atau insinyur.

Sementara itu, para profesional muda saat ini dulu punya impian menjadi dokter atau suster, pengusaha, pengajar, berkarir di bidang militer dan ilmuwan atau insinyur.

Mereka termotivasi mengejar pekerjaan impian karena terinspirasi sesuatu atau seseorang (30 persen). Ini diperkuat dengan dukungan orang tua, 94 persen responden merasa didukung penuh orangtuanya dan 89 persen percaya diri bisa meraih impian mereka.

Perjalanan meraih pekerjaan impian tidak selalu mulus. Hampir 60 persen profesional muda tidak bekerja di bidang yang mereka idamkan sejak kecil. Akses pendidikan dan kemampuan disebut jadi penghalang utama. Lebih dari 55 persen mengaku tidak punya kesempatan mengejar mimpi karena kualifikasi pendidikan dan kemampuan.

Lebih dari setengah responden profesional muda memilih karir di bidang lain, hanya 29 persen yang pekerjaannya punya kaitan dengan impian mereka dan 13 persen yang sedang menjalani pekerjaan impian.

Akses pendidikan semakin terbuka pada generasi terkini, terbukti dari survei yang menunjukkan hanya 8 persen pelajar yang mengaku akses pendidikan jadi tantangan terbesar menuju pekerjaan impian. 51 persen pelajar menganggap kendalanya ada pada akses finansial serta akses ke jaringan yang tepat (28 persen).

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2017

BI siap ajukan RUU Redenominasi Rupiah, DPR mendukung

ILUSTRASI - BI (Bank Indonesia). (ANTARANews/Ferliansyah)

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Selasa, 18 Juli 2017 15:04 WIB

BI siap ajukan RUU Redenominasi Rupiah, DPR mendukung

Jakarta (ANTARA News) - Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat sudah memberikan respons positif terkait rencana BI yang ingin mendorong Rancangan Undang-Undang Redenominasi Rupiah untuk segera dibahas di parlemen pada 2017.

"Sudah mendukung, mereka mendorong segera diajukan," kata Sugeng kepada Antara di Jakarta, Selasa, terkait hasil pertemuan Kelompok Diskusi Terbatas (Focus Group Discussion/FGD) soal redenominasi yang melibatkan anggota Komisi XI pada Senin (18/7) malam.

Sebelumnya, Ketua Komisi XI Markus Melchias Mekeng melontarkan sinyal penolakan terkait rencana Bank Sentral untuk mendorong pemerintah agar mengajukan RUU Redenominasi Rupiah pada tahun ini ke DPR. 

Menurut Mekeng pada akhir Mei 2017 lalu, belum ada sosialisasi yang memadai terkait redenominasi. Kondisi ekonomi domestik, kata Mekeng, juga belum terlalu baik untuk dimulainya pembahasan redenominasi.

Di Menara Bidakara, Jakarta, Selasa, Gubernur BI Agus Martowardojo mengamini bahwa pertemuan pada Senin malam kemarin memberikan kesimpulan bahwa anggota Komisi XI sudah mulai mendukung RUU Redenominasi.

"Secara substansi, semua memahami dan mendukung bahwa untuk redenominasi mata uang, saat ini adalah kondisi yang baik," ujar Agus.

Agus mengatakan kondisi ekonomi domestik, yang ditandai dengan inflasi hingga Juni 2017 sebesar 4,37 persen (yoy), cukup terjaga. Selain itu indikator lainnya, seperti pertumbuhan ekonomi yang sebesar 5,01 persen (yoy) pada triwulan I 2017 dan stabilitas kurs rupiah, mendukung momentum dimulainya pembahasan RUU Redenominasi.

"Jadi kalau dimungkinkan, BI akan bicara dengan pemerintah, kita akan ajukan RUU Redenominasi mata uang di 2017," ujar dia.

Agus mengatakan masih ada peluang RUU Redenominasi, atau yang bernama RUU Perubahan Harga Rupiah dapat dibahas tahun ini. BI akan mencoba meyakinkan pemerntah untuk mengajukan RUU tersebut ke parlemen.

"Tapi sementara ini kita harus lihat dulu bagaiaman beban pekerjaan di DPR dalam hubungan pembahasan dgn pemerintah," ujar Mantan Menteri Keuangan itu.

Redenominasi rupiah merupakan penyederhanaan pecahan mata uang rupiah menjadi pecahan yang lebih sedikit, tanpa mengurangi nilainya. Misalnya, Rp13.000, setelah diredenominasi akan menjadi Rp13. Namun redenominasi juga akan diiringi dengan penyederhanaan digit pada harga barang dan jasa, sehingga tidak menekan daya beli masyarakat.

Agus menyebutkan BI merencanakan masa transisi tujuh tahun sebelum pemberlakuan redenominasi secara penuh.

Wacana redenominasi merupakan wacana lama yang sudah dihembuskan BI sejak zaman kepimpimpinan Darmin Nasution pada 2010.
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Punya Harta Rp 1.100 Triliun, Ini Orang Terkaya Sejagat

Foto: Rachman Haryanto

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Sumber : www.detik.com
Selasa 21 Mar 2017, 07:04 WIB

Punya Harta Rp 1.100 Triliun, Ini Orang Terkaya Sejagat

Jakarta - Pendiri Microsoft, Bill Gates, kembali jadi orang terkaya dunia. Sudah empat tahun berturut-turut Gates memegang posisi ini.

Seperti dikutip dari Majalah Forbes yang baru merilis Daftar Orang Terkaya Dunia 2017, Selasa (20/3/2017), pendiri yayasan Bill & Melinda Gates ini tercatat punya harta US$ 86 miliar atau sekitar Rp 1.103 triliun (kurs Rp 13.300 per dolar AS).

Pada posisi terkaya dunia kedua ada pemilik Berkshire Hathaway, Warren Buffett, dengan harta US$ 75,6 miliar (Rp 1.005 triliun). Warga Amerika Serikat (AS) mendominasi posisi 10 besar orang terkaya sejagat, rata-rata bergerak di industri teknologi.

Mereka antara lain pendiri Amazon, Jeff Bezos, di urutan ketiga. Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, dan pendiri Oracle, Larry Ellison, di urutan kelima dan ketujuh.

Dilansir dari AFP, Selasa (21/3/2017), jumlah miliuner dunia naik 13% dari posisi tahun lalu menjadi 2.043 orang. Ini merupakan lonjakan terbesar sejak daftar bergengsi ini diluncurkan 31 tahun yang lalu.

Negeri Paman Sam jadi negara dengan jumlah miliuner terbanyak, yaitu 565 orang. Harta mereka rata-rata naik tinggi setelah Donald Trump dilantik menjadi Presiden AS.

China jadi negara dengan jumlah miliuner terbanyak kedua di dunia dengan 319 orang, sementara Jerman berada di urutan ketiga dengan 114 orang.

Trump sendiri tidak lagi masuk urutan 220 besar, dan harus puas di posisi 544 dengan harta US$ 3,5 miliar. Menurut Forbes, kekayaan Trump merosot gara-gara harga properti di Manhattan.

"Sebanyak 40% kekayaan Trump berasal dari Trump Tower dan delapan building di radius 1,6 kilometer di sekitarnya. Akhir-akhir ini, daerah tersebut sedang bermasalah," kata Forbes dalam keterangannya.

Miliuner lain yang masuk posisi 10 besar antara lain Amancio Ortega si pemilik merek Zara dari Spanyol di posisi keempat, taipan telekomunikasi Meksiko Carlos Slim di urutan keenam, dua bersaudara Koch, Charles dan David di urutan kedelapan dan kesembilan, lalu ada mantan Wali Kota New York pendiri Bloomberg News, Michael Bloomberg di urutan kesepuluh.

Setidaknya butuh harta US$ 3,7 miliar (Rp 49 triliun) untuk bisa masuk daftar 500 orang terkaya dunia. Posisi terakhir di daftar bergengsi itu dipegang sutradara Hollywood, Steven Spielberg. (ang/wdl)

Bangun Pabrik Rp 8 Triliun, Mitsubishi Siap Serap 3.000 Tenaga Kerja

Ilustrasi Foto: Rachman Haryanto

Yulida Medistiara - detikFinance
Sumber : www.detik.com
Selasa 21 Mar 2017, 09:45 WIB

Bangun Pabrik Rp 8 Triliun, Mitsubishi Siap Serap 3.000 Tenaga Kerja

Jakarta - Pabrik baru PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) di Cikarang, Jawa Barat, segera diresmikan April 2017. Pembangunan pabrik baru ini ditargetkan akan menyerap 3.000 tenaga kerja.

"Serapan tenaga kerja 3.000 orang," kata Group Head MMC Sales Group MMC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Imam Choeru Cahya, kepada detikFinance, Senin (20/3/2017).

Pabrik ini dibangun dengan biaya investasi US$ 600 juta atau senilai Rp 8 triliun dengan kurs Rp 13.350. Pabrik ini dibangun seluas lahan 30 hektar. 

Nantinya pabrik ini akan memproduksi Pajero Sport dengan sasaran pasar domestik. Selain itu, Mitsubishi juga akan memproduksi L300 dan pada kuartal ketiga akan memprofuksi Small MPV.

"Produksi pertamanya adalah Pajero Sport yang nanti akan kami perkenalkan bersamaan dengan grand opening dari PT MMKI di akhir april 2017. Selain Pajero Sport kami juga akan memproduksi L300 dan di kuartal ketiga akan diproduksi Small MPV," ujarnya. 

Pembangunan pabrik yang berlokasi di Deltamas, Cikarang, Jawa Barat ini sudah rampung. Proses instalasi peralatan pun sudah 100% selesai. (ang/ang)

4 Konglomerat RI Masuk Daftar 500 Orang Terkaya Dunia

Foto: Dok. Forbes

Maikel Jefriando - detikFinance
Sumber : www.detik.com
Selasa 21 Mar 2017, 10:50 WIB

4 Konglomerat RI Masuk Daftar 500 Orang Terkaya Dunia

Jakarta - Forbes baru saja merilis daftar orang terkaya dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dari R Budi Hartono hingga Chairul Tanjung masuk dalam daftar 500 orang terkaya di dunia.

Demikianlah yang dikutip detikFinance dari situs resmi Forbes, Selasa (22/3/2017).

1. R. Budi Hartono
Budi Hartono, yang berusia 76 tahun berada pada urutan ke 140. Nilai kekayaannya mencapai US$ 9 miliar atau setara Rp 119,7 triliun (kurs Rp 13.300/US$).

2. Michael Hartono
Michael Hartono menduduki posisi 145 dengan kekayaan mencapai US$ 8,9 miliar atau setara Rp 118,37 triliun.

3. Sri Prakash Lohia 
Lohia memiliki harta sebesar US$ 5,4 miliar atau setara dengan Rp 71,82 triliun. Priia berusia 64 tahun ini menduduki posisi ke 288.

4. Chairul Tanjung 
Pria yang akrab disapa CT masuk dalam jajaran 500 besar orang terkaya di dunia. Hartanya mencapai US$ 4,6 miliar atau setara Rp 61,18 triliun. Ia pun berada di posisi 359.

Bila dirunut lebih jauh, ada beberapa nama lagi yang dikategorikan orang terkaya. Adalah Tahir pada posisi 717 (US$ 2,8 miliar), Murdaya Poo posisi ke 973 (US$ 2,1 miliar), Theodore Rachmat posisi ke 1098 (US$ 1,9 miliar), Mochtar Riady posisi ke 1098 (US$ 1,9 miliar), Prajogo Pangestu posisi ke 1161 (US$ 1,8 miliar) dan Peter Sondakh posisi ke 1234 (US$ 1,7 miliar). (mkj/ang)

BKPM gandeng Kotra untuk promosi investasi ke Korea

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Pewarta: Ade Irma Junida
Selasa, 14 Maret 2017 12:37 WIB

BKPM gandeng Kotra untuk promosi investasi ke Korea

Jakarta (ANTARA News) - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggandeng Korea Trade Investment Promotion Agency (Kotra) untuk mempromosikan dan memfasilitasi investasi sektor unggulan.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dan CEO Kotra Kim Jae-Hong menandatangani nota kesepahaman mengenai kerja sama itu di ajang Indonesia-Korea Business Summit di Jakarta, Selasa.

"Implementasi nota kesepahaman ini diharapkan dapat membantu perusahaan-perusahaan Korea Selatan maupun Indonesia dalam mengembangkan usahanya," kata Thomas.

Ia mengatakan ruang lingkup kerja sama nantinya antara lain akan meliputi promosi investasi, pertukaran informasi, dokumentasi, dan riset pasar.

Kerja sama promosi investasi utamanya akan meliputi sektor unggulan seperti konstruksi dan infrastruktur, manufaktur, gaya hidup, pariwisata, konektivitas, teknologi informasi, e-commerce dan ekonomi kreatif.

"Kotra itu seperti BKPM-nya Korea. Kami harus kerja sama erat untuk fasilitasi juga troubleshooting (melakukan penyelesaian) kalau ada masalah-masalah yang dihadapi," katanya.

Seperti halnya perdagangan, Thomas mengatakan, investasi juga bersifat resiprokal. Dalam hal ini BKPM akan memfasilitasi perusahaan Korea berinvestasi di Indonesia, dan Kotra membantu perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Korea Selatan.

"Hal itu penting untuk membuka akses pasar Indonesia, supaya produk kita, jasa kita, destinasi pariwisata kita, bisa lebih dikenal," katanya.

Indonesia, ia menjelaskan, berpeluang mengekspor tidak hanya barang tapi juga produk jasa berupa ide, konsep, ilustrasi, kesenian hingga pengalaman pariwisata ke Negeri Ginseng.

"Kaum muda kita kan jago-jago di humor, bikin yang kreatif, lucu, grafik, kartun, animasi dan lainnya. Kita harus berpikir ini abad 21, ekspor tidak hanya barang tapi juga jasa," demikian Thomas Lembong.


Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2017

BKPM jaring minat investasi Jerman 800 juta dolar

Thomas Trikasih Lembong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (FOTO ANTARA)

Pewarta: Ade Irma Junida
Senin, 20 Maret 2017 18:49 WIB

BKPM jaring minat investasi Jerman 800 juta dolar

Jakarta (ANTARA News) - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menjaring minat dua perusahaan asal Jerman untuk menanamkan modal di proyek investasi "smelter" nikel senilai 800 juta dolar AS (setara Rp10,4 triliun, kurs Rp13.000 per dolar AS).

Perusahaan asal Negeri Panser menyatakan minat untuk bekerja sama dengan BUMN pertambangan Indonesia dalam proyek tersebut.

"Kami bertemu dengan perusahaan-perusahaan Jerman yang berminat menanamkan modalnya di Indonesia di antaranya adalah perusahaan Jerman dengan rencana investasi 800 juta dolar AS, sementara satu perusahaan lainnya di bidang usaha sektor gas belum menyebutkan berapa nilai investasinya," kata Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dalam siaran pers di Jakarta, Senin.

BKPM melakukan kunjungan kerja ke beberapa negara di Eropa pada tanggal 15-22 Maret 2017 untuk mempromosikan Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi yang atraktif bagi perusahaan Eropa.

Beberapa negara yang dikunjungi di antaranya Jerman, Prancis Swedia, Inggris dan Denmark.

Kunjungan kerja tersebut juga merupakan bagian dari upaya pemasaran untuk mendukung pencapaian target investasi tahun 2017 yang dipatok pada angka Rp678,8 triliun.

Menurut Thomas, kunjungan kerja yang dilakukan juga dimanfaatkan untuk bertemu dengan beberapa "fund managers" (pengelola keuangan) maupun perbankan di Jerman.

"Jerman merupakan salah satu negara penting di Eropa yang juga merupakan kontributor utama investasi di Indonesia," jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia yang relatif stabil ditambah dengan fundamental makro ekonomi yang solid serta dukungan arus investasi asing langsunh (foreign direct investment/FDI) yang tinggi merupakan daya tarik investasi utama bagi perusahaan Jerman.

"Tahun lalu FDI yang masuk ke Indonesia mencapai 28,9 miliar dolar AS, naik 8,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jerman menyumbang 133 juta dolar AS dari total nilai FDI tersebut," ungkapnya.

Aliran penanaman modal dari Eropa yang dalam lima tahun terakhir mengalir ke Indonesia sebesar 13,3 miliar dolar AS (setara dengan Rp172,9 triliun dengan kurs rupiah Rp13.000 per dolar AS). 

Lima besar investasi dari Eropa yang masuk ke Indonesia adalah dari Belanda, Inggris, Prancis, Luxembourg dan Jerman.

(A062/C004)
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Yuan tiongkok melemah jadi 6,9071 terhadap dolar AS

Yuan Mata Uang Elite Dunia Karyawati menunjukkan mata uang Yuan di salah satu tempat penukaran valut

Editor: AA Ariwibowo
Selasa, 21 Maret 2017 09:32 WIB

Yuan tiongkok melemah jadi 6,9071 terhadap dolar AS

Beijing (ANTARA News) - Kurs tengah nilai tukar mata uang Tiongkok renminbi atau yuan, melemah 73 basis poin menjadi 6,9071 terhadap dolar AS pada Selasa, menurut Sistem Perdagangan Valuta Asing Tiongkok.

Di pasar spot valuta asing Tiongkok, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Kurs tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antar bank setiap hari kerja.
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Kapolda Papua pantau WNA karyawan Freeport yang dirumahkan

Evarukdijati
Rabu, 8 Maret 2017 15:34 WIB

Kapolda Papua pantau WNA karyawan Freeport yang dirumahkan

Jayapura (ANTARA News) - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan akan terus memantau keamanan warga negara asing (WNA) khususnya karyawan PT Freeport.

"Polda Papua akan terus memantau keberadaan WNA yang bekerja di PT Freeport, Timika," kata Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw kepada Antara, Rabu.

Dikatakan, saat ini tercatat 167 WNA yang sebagian besar berasal dari Amerika Serika dan kini dirumahkan akibat perusahaan penambangan terbesar di Indonesia tidak lagi beroperasi.

Polda Papua juga terus memantau situasi kamtibmas di kawasan operasional PT. Freeport, kata Irjen Pol Waterpauw seusai menerima kunjungan Dubes AS Donovon.

Situasi kamtibmas di Kabupaten Mimika secara keseluruhan aman dan terkendali dan Polda Papua terus memantau dampak dihentikannya operasional penambangan PT. Freeport, kata Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw

Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Freeport disebut tidak beritikad bangun smelter

Muh Hasanuddin
Senin, 13 Maret 2017 23:03 WIB w

Freeport disebut tidak beritikad bangun smelter

Makassar (ANTARA News) - Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtar Tompo menyebut PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga saat ini tidak punya itikad baik dalam berbisnis di Indonesia karena perintah untuk membangun smelter diabaikannya.

"Saya secara tegas menyatakan bahwa arogansi yang ditunjukkan PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam berbisnis di Indonesia, tak berbeda dengan gaya VOC, perusahaan asal Belanda di zaman penjajahan dahulu," tegas Mukhtar Tompo yang dikonfirmasi, Senin.

Ia alasan dirinya menyebut PT Freeport tidak beritikad baik karena Freeport berdalih, bahwa pembangunan smelter hanya akan dilakukan jika pemerintah memberikan kepastian perpanjangan kontrak setelah 2021.

Muhktar mengatakan, dasarnya menyebut PTFI tidak beritikad baik setelah dirinya mengajukan sejumlah bukti terkait dengan sikap arogansi PT Freeport Indonesia. 

Pertama, Freeport tidak punya itikad baik untuk membangun smelter, sesuai yang dipersyaratkan Undang Undang Minerba. Belakangan, Freeport baru mau melanjutkan pembangunan smelternya jika diberikan kepastian perpanjangan kontrak.

Alasan kedua, ketika Freeport bersurat untuk melakukan perubahan bentuk pengusahaan pertambangan menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), mereka menggunakan frase "dengan syarat" yang salah satunya persetujuan operasi PTFI melewati tahun 2021 atau perpanjangan operasi 2021-2041.

"Untung orang yang memimpin Kementerian ESDM, berkepala dingin seperti Pak Iganasius Jonan. Kalau saya menterinya, tanpa pikir panjang lagi, saya langsung usir mereka. Ini negeri kita, kok mereka mau mendikte. Seolah negara ini tidak punya kedaulatan," jelasnya.

Menurut Mukhtar, Freeport selalu mengatasnamakan Kontrak Karya (KK), untuk melanggar sejumlah undang-undang atau peraturan yang berlaku di Indonesia. 

Padahal, dalam pasal 3 kontrak karya ditegaskan bahwa PTFI adalah suatu badan usaha yang didirikan berdasarkan UU Republik Indonesia, serta tunduk kepada UU dan yurisdiksi pengadilan di Indonesia.

"Saya menganggap cara pandang Freeport yang menganggap dirinya setara dengan pemerintah adalah cara pandang keliru. Saya mengutip pandangan Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Prof Hikmahanto Juwana, bahwa Freeport harus membedakan Pemerintah sebagai subyek hukum perdata dan sebagai subyek hukum publik," ucapnya. 
Editor: B Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Bank Mandiri Targetkan Pembiayaan

Achmad Fauzi
Sumber : www.kompas.com
Minggu, 12 Maret 2017 | 12:07 WIB

Bank Mandiri Targetkan Pembiayaan "Startup" Tahun Ini Rp 30 Miliar

Bogor, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pembiayaan kepada perusahaan perintis atau startup digital tahun ini mencapai Rp 30 miliar. Pembiayaan tersebut akan disalurkan melalui anak usahanya yakni PT Mandiri Capital Indonesia (MCI).

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, pada tahun ini MCI telah membiayai startup financial technology (fintech) yakni, Amartha. Menurut dia, pembiayaan kepada Amartha tersebut bertujuan agar Bank Mandiri dapat masuk ke pembiayaan super mikro.

"Bank Mandiri kan nggak mungkin ke super mikro. Amartha itu kan dasarnya pembiayaan skala super mikro untuk ibu-ibu. Jadi Amartha berikan pinjaman  Rp 3 juta ke ibu-ibu untuk berusaha di daerah Jawa Barat," ujarnya saat ditemui usai Ajang Penganugerah Wirausaha Muda Mandiri di Bogor, Sabtu (10/3/2017). 

Selain itu, terang Kartika, perseroan juga memberikan pembiayaan kepada para usaha kecil menengah (UKM) untuk dapet akses cloud. Akses cloud ini bisa digunakan UKM untuk merambah pasar e-commerce.

"Kalau UKM mau berbisnis e-commerce mesti punya akses cloud," jelas Kartika yang biasa disapa Tiko.

"Kita mau komunitas pengusaha digital makin ramai di Indonesia. Jadi kita mau pengusaha muda ini masuk ke ranah digital bisa lebih mudah," tandasnya. 

Mandiri Capital Indonesia merupakan anak usaha Mandiri Group yang dikhususkan untuk memberikan pembiayaan kepada Fintech. MCI didirikan pada tahun 2016 dengan modal awal Rp 350 miliar.

RI Ekspor Belut ke China 1 Ton/Hari

Raja Adil Siregar - detikFinance
Sumber : www.detik.com
Rabu 08 Mar 2017, 22:30 WIB

RI Ekspor Belut ke China 1 Ton/Hari

Palembang - Budidaya Perikanan lokal yang dikelola langsung oleh UKM melakukan ekspor perdana belut ke Cina. Ekspor dalam sehari mencapai satu ton.

Pelepasan ekspor perdana belut hidup dilakukan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) di Kawasan Penampungan UD. Bandar Mina jalan Padang Kecamatan Ilir Barat 1 Kota Palembang, dengan memberikan sertifikat ekspor langsung.

"Untuk tahap pertama Ekspor 1 Ton setiap hari ke China, karena permintaan di sana sangat tinggi. Untuk belut-belut yang diekspor itu semua dari petani belut lokal," ujar Sri Dewi Titi Sari, kepada detikcom usai menyerahkan sertifikat ekspor Komoditi Perikanan (Belut Hidup), Rabu (8/3/2017).

Ekspor belut ke ChinaEkspor belut ke China Foto: Raja Adil Siregar/detikcom

Pada kesempatan itu, Kepala DKP Provinsi Sumsel yang didampingi oleh Kepala DKP Kota Palembang dan Direktur UD Bandar Mina, terus mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) yang di kelola langsung oleh masyarakat. Sebelumnya, Provinsi Sumsel telah mengekspor Udang (Udang Laut dan Udang Sungai) dan Kodok Hijau.

Dewi berharap, dengan adanya ekspor langsung yang dilakukan oleh pengusaha lokal dapat memberikan kontribusi terhadap perolehan devisa dari sektor perikanan, termasuk meningkatkan daya jual masyarakat pembudidaya belut.

Sementara itu, Direktur UD. Bandar Mina, Putu Sumardi mengatakan sebelumnya ekspor telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, namun dilakukan melalui Jakarta sehingga membutuhkan biaya operasional sangat tinggi.

"Kita lihat potensi masyarakat di Sumsel itu sangat bagus jika dikelola oleh pengusaha lokal melalui UKM. Harga juga bisa kita tingkatkan," ujarnya.

Ekspor belut ke ChinaEkspor belut ke China Foto: Raja Adil Siregar/detikcom

Menurut Putu, komoditi perikanan yang dikembangkan akan merambah pada usaha masyarakat. Di mana sebelum mengekspor sendiri, Sumsel telah menjadi eksportir Belut terbanyak di Asia dengan mencapai 20 ton per hari pada saat musim hujan.

"Tahun lalu itu kita ekspor melalui Jakarta sampai 20 ton per hari. Dari situ kita mulai berpikir untuk langsung mengekspor dengan berkoordinasi pada DKP," tambah putu.

Untuk ekspor, Belut dikirim dalam kondisi hidup, dengan harga Rp 30.000 sampai Rp. 35.000 per kilogram dari para pembudidaya, dengan usia panen 3 bulan. (hns/hns)

Presiden Jokowi Akan Lantik 17 Dubes Baru untuk Negara Sahabat

Ray Jordan - detikNews
Senin 13 Mar 2017, 03:13 WIB

Presiden Jokowi Akan Lantik 17 Dubes Baru untuk Negara Sahabat

Jakarta - Sebanyak 17 calon duta besar baru untuk negara sahabat akan dilantik oleh Presiden Jokowi. Pelantikan akan digelar di Istana Negara.

"Benar, acaranya siang," kata jubir presiden Johan Budi saat dikonfirmasi, Senin (13/3/2017).

Sebelumnya ketujuhbelas calon dubes yang akan dilantik ini telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan oleh DPR RI. Mereka terlebih dahulu diajukan oleh pemerintah sebelum diuji di DPR. 
 
Berikut 17 nama yang akan dilantik sebagai duta besar nanti:
1. Drs. Hasan Kleib, MA sebagai Dubes RI untuk Swiss di KBRI Jenewa
2. Drs. Priyo Iswanto, MA sebagai Dubes RI untuk Kolombia di KBRI Bogota
3. Mayjen TNI (Purn) Dr. Ir. Arief Rachman, MM, MBA, sebagai Dubes RI untuk Afganistan di KBRI Kabul 
4. Drs. Rahmat Pramono, MA, sebagai Dubes RI untuk Kazakhstan di KBRI Astana
5. Prof. Dr. Ikrar Nusa Bhakti, sebagai Dubes RI untuk Tunisia di KBRI Tunis
6. Drs. Nur Syahrir Rahardjo, sebagai Dubes RI untuk Bahrain di KBRI Manama
7. Tantowi Yahya sebagai Dubes RI untuk Selandia Baru di KBRI Wellington
8. Drs. Darmansjah Djumala, MA, sebagai Dubes RI untuk Austria di KBRI Wina
9. Drs. Sahat Sitorus, sebagai Dubes RI untuk Timor Leste di KBRI Dili
10. Drs. Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo, sebagai Dubes RI untuk Australia di KBRI Canberra
11. Drs. Umar Hadi, MA, sebagai Dubes RI untuk Korea Selatan di KBRI Seoul
12. Drs. I Gusti Ngurah Ardiyasa, sebagai Dubes RI untuk Sri Lanka di KBRI Kolombo
13. Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, ME, sebagai Dubes RI untuk Ukraina di KBRI Kiev
14. Ir. Arifin Tasrif, dicalonkan sebagai Dubes RI untuk Jepang di KBRI Tokyo
15. Drs. Andy Rachmianto, M.Phil, sebagai Dubes RI untuk Yordania di KBRI Amman
16. Dra. R.A. Esti Andayani, sebagai Dubes RI untuk Italia di KBRI Roma
17. Komjen Pol (Purn) Sjahroedin Zainal Pagaralam, SH, sebagai Dubes RI untuk Kroasia di KBRI Zagreb 
(jor/bag)

She Took On Tobacco

She Took On Tobacco

By Helen Signy

She Took On Tobacco

When this cancer specialist realised that pension funds were investing in the growth of the tobacco industry, she felt it was time to challenge the status quo.

Melbourne oncologist Dr Bronwyn King stepped into the meeting with a major Australian financial institution and scanned the faces for the man she was looking for. As a cancer specialist, she’d come here to try to persuade the company to get rid of its tobacco stocks. She’d googled the people she was going to meet and discovered this man was a former stalwart of the tobacco industry.

Singling him out, Bronwyn approached him and asked whether he still believed the tobacco industry – an industry that kills six million people a year – was acceptable in today’s world. As she spoke, her mind flicked back to the patient she’d seen earlier, a gentle, brave, 53-year-old woman with teenage kids whose lung cancer was quickly spreading through her bones.

It quickly became apparent that the man had not changed his views, and Bronwyn asked him to leave the meeting. “I have no interest in talking to the tobacco industry,” she says. “I’m an oncologist, I very much feel the weight of my patients on my shoulders, many of whom are no longer here. There is no safe level of tobacco consumption. The only acceptable outcome is that the industry ceases to exist.”

An articulate mother of two young children, Bronwyn King, 42, never intended to become the face of the new front in the war against Big Tobacco. But with her no-nonsense doctor’s attitude and persuasive way with words, that’s exactly what she’s done.

Bronwyn has turned the world’s attention to the billions of dollars of our money that are invested every year in the tobacco industry – usually without our knowledge. In the past five years, she’s persuaded more than 35 superannuation (retirement) funds to unload their tobacco stocks. She encouraged AXA, the world’s second-largest insurer, to divest AU$2.6 billion of tobacco industry assets. Medibank, Australia’s largest private health insurer; AP4, a large Swedish pension fund; and Fonds de Réserve pour les Retraites, the largest French pension fund, have all shunned tobacco after engaging with Bronwyn. As a result of her tireless efforts, 40 per cent of Australian superannuation funds are now tobacco-free, with many others actively working towards that goal.

“We are on track for one billion tobacco-related deaths this century. On tobacco the health community is united and so are most governments, but the finance sector has never really been part of the conversation. Without finance leaders on board, the tobacco industry will continue to prosper,” she says.

Counting the Cost

Bronwyn first saw the ravages caused by tobacco as a junior doctor on a three-month stint in a lung-cancer ward. She saw patients struggling with terrible pain as the cancer metastasised to their brain or bones, but it was the sense of terrible loss that got to her – the knowledge that these patients would miss graduations, weddings, births and grandchildren, all because they had smoked cigarettes. With tobacco directly responsible for 82 per cent of lung-cancer cases worldwide, its devastation would extend down through the generations of these families at her patients’ bedsides.

Lung cancer remains a largely incurable disease. Like other doctors, most of the time all Bronwyn could do was slow its progression and relieve her patients’ suffering. Then a chance encounter in 2010 at the Peter MacCallum Cancer Centre where she worked showed her that she could do more.

She’d sat down with a representative from her superannuation fund, Health Super, and asked out of interest where her money was being invested. Like most super policies in Australia, she was told, a portion of her money was invested in tobacco. In fact, the largest holdings in the international shares component of her portfolio belonged to the tobacco industry: British American Tobacco, Imperial Tobacco, Philip Morris and Swedish Match.

The discovery hit her and her colleagues hard. The Peter Mac is a dedicated cancer hospital – it was inconceivable that most of its staff were investing in the tobacco industry with their super contributions. Bronwyn started reading. Australian super funds had about $10 billion invested in tobacco, including some of the funds that offered ‘sustainable’ or ‘ethical’ investment options.

Bronwyn took a long look at her patients. Most had started smoking as children, had become hooked on one of the most addictive substances in existence, and were now suffering the inevitable consequences of a lifetime’s smoking. The industry that was peddling this drug needed to be stopped. In between patient consultations and preparing for the birth of her first baby, she set to work. Over many months of coffees, boardroom presentations, emails and phone calls, she started to inform Australia’s financial institutions about tobacco and asked them to reconsider how they structured their investment porfolios.

She pointed out to them that tobacco is an exceptional, unique product that is quite different to any other – unlike alcohol, for example, there is no safe level of consumption. One hundred and eighty governments, including Australia, are Parties to the World Health Organization Framework Convention on Tobacco Control, which pledges to limit tobacco use worldwide. Yet the tobacco industry continues unchecked, especially in the third world, targeting communities where there is little education about its effects and poor enforcement of regulations.

It was not enough to say smoking was an individual choice, she told the companies. Nicotine was one of the most addictive substances known to man. Nearly all smokers become addicted as adolescents, with 80,000 to 100,000 children picking up the habit every day worldwide, most of them the poorest kids in the poorest communities. “Very few would have any idea that two-thirds of smokers die early as a result of smoking,” Bronwyn said.

She also appealed to the need for financial institutions to be good corporate citizens. A tobacco-free investment policy was entirely do-able. “Why not establish yourself as a leading organisation that’s … on the right side of history?” she urged.

She found many of the most senior financial leaders were quite open to what she was saying. Again and again, they’d share with her stories of their own families’ losses due to tobacco.

“The finance sector had never really been part of the tobacco control conversation. No one had alerted them to the scale of the problem,” she says.

“I understand the environment that they are coming from. I understand they need to make money, particularly when it comes to super, so people can have a dignified existence in their elderly years. I understand the regulatory environment and the barriers. But I found there were many finance leaders out there with whom I could find common ground.”

Turning Tide

In July 2012, First State Super, which had taken over Health Super, became the first Australian superannuation fund to publicly renounce tobacco as a result of Bronwyn’s efforts. Six months later, HESTA followed suit, and by mid-2014 more than $1 billion of tobacco stocks had been divested by Australian superannuation funds.

By now the organisation Bronwyn founded, Tobacco Free Portfolios, was gaining the support of a number of high-profile politicians, and it was time to take her battle global.

In 2015, the Union for International Cancer Control (UICC) provided funding and support to take Tobacco Free Portfolios to a global level. In between juggling her patient load with international phone calls, and caring for her two boys, Bronwyn fitted in trips to the US and Europe.

Tobacco Free Portfolios has now appointed a UK director and plans to expand to other countries. “We are hoping to put this issue on the agenda in boardrooms in financial organisations all across the world,” says Bronwyn. “We’ve also set our sights on sovereign wealth funds. Even though 180 countries have signed the UN tobacco treaty, which states that governments are required to not invest in the tobacco industry, only five have done that. We have the backing of the UN tobacco treaty secretariat to bring more attention to that provision.”

In recent heartening news, she says, in late 2016, in an independent move, the US’s largest state-based pension fund, the California Public Employees’ Retirement System, voted to divest itself of US$547 million in tobacco-related investments.

What Bronwyn finds most challenging is time. But time is something her patients don’t have. She is driven by an overwhelming sense of wanting justice for the people she treats, and the knowledge that, somehow, she’s found herself in a position where she can make a real difference.

“There are people across the world who have spent their lives working for the tobacco industry and will fight this. But when they meet me, it’s a conversation that can go nowhere. What can they possibly say to an oncologist?”

Nama-nama Besar dalam Suap E-KTP, Ada Gamawan dan Yasonna Laoly

MAYA AYU PUSPITASARI
Sumber : www.tempo.co
KAMIS, 09 MARET 2017 | 11:06 WIB

Nama-nama Besar dalam Suap E-KTP, Ada Gamawan dan Yasonna Laoly

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo memenuhi janjinya mengenai pengungkapan sejumlah nama besar yang diduga terlibat korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Nama-nama itu dibacakan jaksa penuntut umum dalam sidang tindak pidana korupsi pada Kamis, 9 Maret 2017. Di antaranya ada Gamawan Fauzi dan Yasonna Laoly, yang kini menjabat Menteri Hukum dan HAM.

Dua orang mantan pejabat di Kementerian Dalam Negeri hari ini menjalani sidang agenda pembacaan dakwaan, yakni mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman, dan mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan di Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto. Jaksa menyebutkan keduanya memperkaya diri sendiri, 76 orang lain, serta 6 korporasi sehingga menyebabkan kerugian negara Rp 2,3 triliun.

"Perbuatan melawan hukum yang dimaksud, yaitu para terdakwa dalam proses penganggaran dan pengadaan barang/jasa paket KTP elektronik telah mengarahkan memenangkan perusahaan tertentu," kata Jaksa Irene Putri saat membacakan dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis, 9 Maret 2017.

Beberapa nama yang turut diperkaya Irman dan Sugiharto, di antaranya Menteri Dalam Negeri era Susilo Bambang Yudhoyono, Gamawan Fauzi; anggota DPR Yasonna Laoly, yang kini Menteri Hukum dan HAM; Diah Anggraini; Dradjat Wisnu Setyawan beserta enam panitia pengadaan; dan Husni Fahmi beserta lima anggota tim teknis. 

Mereka yang diduga diperkaya termasuk sejumlah politikus, antara lain mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum; mantan Ketua DPR, Marzuki Ali; politikus Olly Dondokambey; Melchias Marchus Mekeng; Ganjar Pranowo; Chairuman Harahap; Arief Wibowo; Miryam S. Haryani; Agun Gunandjar Sudarsa; Tamsil Linrung; Taufik Effendi; Teguh Djuwarno; dan Jamal Aziz. Dakwaan itu menyebut pula 37 anggota Komisi II DPR lain.

Selain orang per orang, jaksa menyebutkan terdakwa juga memperkaya korporasi, yakni Perusahaan Umum Percetakan Negara Republik Indonesia (Perum PNRI), PT LEN Industri, PT Quadra Solution, PT Sandipala Artha Putra, PT Sucofindo, dan manajemen bersama konsorsium PNRI.

Jaksa menyatakan perbuatan melawan hukum untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain ini dilakukan bersama Andi Agustinus alias Andi Narogong selaku penyedia barang/jasa pada Kementerian Dalam Negeri, Isnu Edhi Wijaya selaku Ketua Konsorsium Percetakan Negara, Diah Anggraini selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Setya Novanto selaku Ketua Fraksi Golkar, dan Drajat Wisnu Setyawan selaku Ketua Panitia Pengadaan barang/jasa di lingkungan Direktorat Jenderal Dukcapil.

Jaksa membeberkan korupsi proyek e-KTP bermula dari usulan Gamawan Fauzi selaku Menteri Dalam Negeri saat itu. Ia mengusulkan perubahan sumber pembiayaan proyek dari pinjaman hibah luar negeri menjadi bersumber dari anggaran rupiah murni pada 2009. Usulan pun dibahas dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat antara Kementerian Dalam Negeri dengan Komisi II DPR.

Pada awal Februari 2010, setelah rapat pembahasan anggaran Kementerian Dalam Negeri, Ketua Komisi II DPR Burhanudin Napitupulu meminta sejumlah uang kepada Irman agar usulan proyek e-KTP segera disetujui Komisi II. Permintaan itu disepakati sepekan kemudian. Untuk mendapatkan persetujuan anggaran dari Komisi II DPR akan diberikan sejumlah uang oleh pengusaha yang sudah terbiasa menjadi rekanan Kementerian Dalam Negeri, Andi Narogong. Kemudian, kesepakatan itu disetujui oleh Diah.

MAYA AYU PUSPITASARI

Jaksa Pastikan Keterlibatan Setya Novanto dalam Korupsi KTP

MAYA AYU PUSPITASARI
Sumber : www.tempo.co
KAMIS, 09 MARET 2017 | 18:29 WIB

Jaksa Pastikan Keterlibatan Setya Novanto dalam Korupsi KTP

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan memiliki bukti keterlibatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto dalam perkara korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). "Oh, pasti (punya bukti). Setiap kalimat dalam surat dakwaan kami sudah mengkonfirmasi dengan minimal dua alat bukti," kata jaksa Irene Putri di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 9 Maret 2017.

Nama Setya disebut-sebut bersama dua terdakwa korupsi KTP elektronik memperkaya diri sendiri dan orang lain sehingga menyebabkan negara rugi Rp 2,3 triliun. Dalam surat dakwaan jaksa, Setya disebut turut mengatur agar Komisi II menyetujui anggaran untuk proyek e-KTP. Ia juga menerima uang sebesar 11 persen dari total nilai proyek Rp 5,9 triliun atau Rp 547 miliar.

Setya Novanto membantah tudingan itu. "Demi Allah. Demi Tuhan tidak," ujarnya sambil mengangkat dua jari tangannya.

Irene tak terpengaruh bantahan Setya. Ia menegaskan bahwa uang yang disebut dalam dakwaan telah selesai didistribusikan. "Jadi, kalau misal ada pihak membantah, silakan. Tapi kami punya alat bukti lain," tuturnya.

Irene menjelaskan, peran Setya dalam megakorupsi ini bermula saat pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong beserta mantan Direktur Jenderal Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Irman, Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Dukcapil Sugiharto, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraeni meminta Setya mendukung pengadaan proyek KTP elektronik. "Setya berjanji akan mengkoordinasikan dengan pemimpin fraksi lainnya," ucapnya.

Untuk mendapatkan persetujuan anggota Dewan Komisi II, Andi lantas berkomitmen untuk menebar fulus kepada anggota Dewan dan pejabat Kementerian Dalam Negeri. Selain nama Setya, puluhan nama besar lain penerima uang korupsi ini tertera dalam dakwaan jaksa yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta hari ini, Kamis, 9 Maret 2017. Mereka di antaranya Menteri Hukum dan HAM Yasonna M. Laoly; Mendagri pada masa SBY, Gamawan Fauzi; bekas Ketua DPR RI Ade Komaruddin; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo; dan bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

MAYA AYU PUSPITASARI

Riset Baru: Aktivitas Otak Berlanjut 10 Menit Setelah Kematian

DAILY TELEGRAPH | HOTMA SIREGAR
Sumber : www.tempo.co
JUM'AT, 10 MARET 2017 | 15:10 WIB

Riset Baru: Aktivitas Otak Berlanjut 10 Menit Setelah Kematian

TEMPO.CO, Ontario -Para dokter di University of Western Ontario, Kanada, mengamati gelombang otak pada empat pasien sekarat di unit perawatan intensif. Mereka mengamati “semburan gelombang delta tunggal” (single delta wave bursts) dalam otak pasien setelah berhentinya irama jantung dan tekanan darah arteri. 

Hanya satu dari empat pasien tersebut menunjukkan aktivitas otak yang bertahan lama. Gelombang delta juga muncul pada otak orang sehat yang tertidur lelap. 

Para dokter menyatakan, aktivitas otak banyak terjadi pada pasien sekarat sebelum jantungnya berhenti berdetak. Bagaimana pun, semua otak pasien yang meninggal dunia, berperilaku sedikit berbeda beberapa menit setelah kematian. Para peneliti yang menerbitkan riset mereka dalam Canadian Journal of Neurological Science baru-baru ini menyatakan, mereka tidak tahu mengapa salah satu otak tetap beraktivitas begitu lama setelah kematian klinis.

Para dokter, mengatakan temuan terbaru itu juga menimbulkan masalah etika. Yakni kapan saat yang tepat untuk mengangkat organ donor pada pasien-pasien yang secara fisik tampaknya tidak bernyawa lagi.  

Para peneliti sebelumnya berpikir aktivitas otak berakhir sebelum atau sesaat setelah jantung berhenti berdetak. Meski pun dua penelitian tahun lalu menunjukkan bahwa gen terus berfungsi. Dalam beberapa kasus, gen terus bekerja beberapa hari setelah kematian.

DAILY TELEGRAPH | HOTMA SIREGAR

Pesan Tersembunyi di Balik Pertemuan Jokowi dan SBY

(put)
Sumber : www.okezone.com
Jum'at, 10 Maret 2017 - 14:53 wib

Pesan Tersembunyi di Balik Pertemuan Jokowi dan SBY

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan mantan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Kamis 9 Maret 2017 kemarin.

Pertemuan itu mendapat tanggapan beragam dari sejumlah pihak. Dengan pertemuan itu diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan bangsa Indonesia.

Ketua Harian DPP Partai Golkar, Nurdin Halid menanggapi pertemuan Presiden Jokowi dengan SBY bukanlah sinyal Partai Demokrat bergabung dengan koalisi pendukung pemerintah. Menurut Nurdin, pertemuan kedua tokoh itu lebih merupakan konteks silaturahmi.

”Tidak (koalisi), bukan begitu. Dalam bangsa multipartai itu, silaturahmi penting, lobi politik penting. Dengan silaturahmi itu kan membuktikan bangsa semakin dewasa,” ujar Nurdin seperti dikutip dari Jawapos, Jumat (10/3/2017).

Menurut Nurdin, pertemuan Jokowi-SBY memberikan pencerahan dalam berdemokrasi. ”Bagus dong. Saya kira dalam era multipartai dengan demokrasi yang sangat terbuka, pertemuan antara elite bangsa bagus sebagai pencerahan demokrasi,” paparnya.

Nurdin mengatakan, pertemuan tersebut membuktikan tidak ada ketegangan antarelite politik. Mantan Ketua PSSI ini memuji Jokowi yang telah mengeksekusi pertemuan dengan SBY.

”Jadi, tak ada ketegangan antarelite, pertemuan itu akan mengkondisikan bangsa ini. Kita harus beri apresiasi ke Pak Jokowi, beliau bisa bertemu dengan suasana kekeluargaan sehingga bisa meredam isu-isu yang bisa meredam ketegangan di bangsa ini,” tandasnya.

(put)

Asia stocks firm ahead of U.S. jobs, dollar hits seven-week high vs yen

By Shinichi Saoshiro | TOKYO
Fri Mar 10, 2017 | 1:56am EST

Asia stocks firm ahead of U.S. jobs, dollar hits seven-week high vs yen

Asian stocks edged up and the dollar rose to seven-week highs versus the yen on Friday, ahead of the closely-watched U.S. non-farm payrolls report due later in the day.

Spreadbetters expected the firmer tone in equities to carry over into Europe, forecasting a higher open for Britain's FTSE, Germany's DAX and France's CAC.

MSCI's broadest index of Asia-Pacific shares outside Japan added 0.3 percent, taking cues from a modest bounce in Wall Street overnight.

Japan's Nikkei climbed 1.5 percent on the back of a weaker yen.

Shares in South Korea rose 0.3 percent and the won firmed slightly after the country's Constitutional Court upheld parliament's impeachment of President Park Geun-hye over a graft scandal involving big business.

"Today's ruling will help remove market uncertainty. Should the liberal party, which emphasizes reform of conglomerates, take power, this will put pressure on heavyweight shares like Samsung Electronics," said Park Jung-Hoon, fund manager at HDC Asset Management in Seoul.

In currencies, the euro enjoyed a lift after European Central Bank head Mario Draghi's suggestion on Thursday it was less necessary to prop up the market through ultra-loose monetary policy.

German, British and Italian bond yields extended their rise in Asia as the region's investors reacted to Draghi's comments, traders said.

The German 10-year bund yield rose to its highest level since early February.

"The ECB in a sense is saying it is not going to do more QEs. And markets now think the ECB is not just tapering but raising rates quite early, pricing in 70-80 percent chance of a rate hike of 10 basis points in the second quarter of next year," said Hideki Kishida, senior strategist at Nomura Securities.

The euro extended its overnight gains and was last up 0.2 percent at $1.0599.

The dollar fared better against the Japanese yen, rising to 115.435, its highest since Jan. 19, as benchmark U.S. Treasury yields rose to three-month highs on expectations that Friday's nonfarm payrolls report could seal expectations for the Fed to hike rates next week.

Cementing views of tighter U.S. policy was also a report on Thursday that showed the number of Americans applying for unemployment benefits rose to 243,000 last week, rebounding from a near 44-year low, but continuing to point to a tightening labor market.

The dollar index against a basket of major currencies was up 0.1 percent at 101.900.

Wall Street was marginally higher the day before, underpinned by speculation the widely-anticipated labor market report on Friday would show U.S. payrolls growth in February was far more than economist forecast.

The employment figures are drawing particular interest as chances of the Federal Reserve raising interest rates several times this year could improve if the data underlines U.S. economic strength.

"A robust report could give rise to speculation that the Fed could hike rates not just three but even four times this year, in turn pushing up the dollar and U.S. yields," said Shuji Shirota, head of macro-economics strategy group at HSBC in Tokyo.

"Higher yields could be positive for broader equities, which have drawn support from reflation trades. But some in the market may focus on the potentially negative impact higher yields have on equities, so it is hard to predict the effect of the jobs report."

Also of concern to broader risk asset markets was crude oil, where prices fell to more than three-month lows overnight as record U.S. crude inventories fed doubts about the effectiveness of OPEC's recent deal to curb a global glut.

With global energy stocks under pressure, MSCI's 46-country All World index declined for a sixth consecutive day on Thursday, after setting an all-time high just over a week ago.

U.S. crude rose 0.7 percent to $49.66 a barrel after sliding to $48.59 overnight, the lowest since the end of November. Brent was up 0.7 percent at $52.54 a barrel, although it was still headed for a weekly loss of nearly 6 percent.

The firmer greenback and the prospect of higher U.S. rates pressured both precious and industrial metals.

Spot gold went as low as $1,196.34 an ounce, its weakest since Jan. 31.

Three-month copper on the London Metals Exchange was at $5,719 a ton after slipping to a two-month trough of $5,652 the previous day.

(Additional reporting by Hideyuki Sano in Tokyo; Editing by Jacqueline Wong)

Saudi king's Bali beach holiday turns into military exercise

By Fergus Jensen | NUSA DUA, INDONESIA
Sumber : www.reuters.com
Fri Mar 3, 2017 | 5:19am EST

Saudi king's Bali beach holiday turns into military exercise

A Bali beach holiday for Saudi Arabia's King Salman and his considerable entourage has turned into a military exercise for host Indonesia.

The octogenarian monarch and his entourage of 1,500, including 25 princes and 10 ministers, flies on Saturday to Indonesia's Bali island aboard nine passenger jets for a private vacation. They will be guarded by at least 2,500 police and military personnel, as well as naval vessels parked offshore.

The king's Boeing 747-jet will be met at the airport by his usual gold colored escalator. Flown in ahead of the visit were two plane loads of cargo, including plates, carpets and two bullet-proof Mercedes, said customs official Budi Harjanto.

King Salman's tour of Asia aims to build the kingdom's ties with fast-growing Asian economies and drum up investment to diversify the Saudi economy away from dependence on oil. The extravagance of his official trip, punctuated by holidays, comes after an austerity drive at home caused by low oil prices.

On the white sand beach in front of Bali's St. Regis resort, one in a row of five-star hotels where the Saudis will stay, two meter (7-foot) high screens have been put up to shield guests from prying eyes. A wooden staircase has been built for the royals to access the water.

"There will definitely be marine security because there's a section of beach where the (king) will be staying," said Bali's Udayana military chief Major General Kustanto Widiatmoko.

Widiatmoko said six ships would be deployed along with anti-terrorism police and snipers, adding he hoped security would not impinge on the Saudi group's privacy.

CONTROVERSIAL VACATIONS

The king's vacations have been controversial at times due to the disruption they caused. He cut short a 2015 French Riviera holiday after local outrage erupted when the public beach at Vallauris was shut and concrete poured on the sand for a temporary lift.

After kicking off his Asian tour in Malaysia on Feb. 26, King Salman will also visit Brunei, Japan, China, the Maldives and Jordan on his month-long swing through the region promoting the kingdom as an investment destination.

Asia's top oil supplier plans to privatize state assets, cultivate non-oil private sectors and open its markets to foreign investors, after a plunge in oil prices slashed state revenues and opened a gaping budget deficit. A hallmark of the plan is to sell shares in state oil giant Saudi Aramco, which Saudi authorities have said could raise up to $100 billion, in what would be, by far, the world's biggest listing.

The king's three-day state visit in Jakarta this week focused on building cultural and religious ties and promoting education, as well as efforts to contain radical Islam in the world's most populous Muslim country.

Secular Indonesia has grown increasingly concerned about security, after several attacks over the past year blamed on supporters of Islamic State.

Islamist militants bombed a nightclub in the Bali resort of Kuta in 2002, killed 202 people, most of them foreign tourists.

MIDDLE EAST TOURISM

Bali's business community is hoping the king's visit will encourage more Middle East tourists to visit the "Island of the gods".

"When they find out that the king and his entourage have come to Bali, they will realize that Bali is a world-class tourist destination, so automatically they will think about coming to Bali as tourists too," Ketut Ardana, chairman of the Bali branch of the Indonesian Travel Agents Association (ASITA) told Reuters.

Mila Artini, a representative for the Blue Bird taxi group at Bali's Ngurah Rai International Airport, said the Saudis had booked the group's entire fleet of limousines up until the end of the king's visit on March 12.

An additional 200 Mercedes limousines had been brought in from Jakarta for the visit, said Arif, a Muslim taxi driver, who said the Saudis would be welcome in predominantly Hindu Bali."The religion here is different, but that's no problem because there are also a lot of Muslims here. There's halal food in all areas," he said.

Indonesia aims to more than double the number of Muslim tourists it received last year to 5 million by 2019, said the head of the Indonesian tourism ministry's Halal Tourism Development and Acceleration team.

"Other than the large number of potential visitors from Muslim countries, their spending power is also larger," said Riyanto Sofyan, noting Muslim tourists spend around $1,700 per visit, compared to $1,100 on average by other foreigners.

CAMEL RIDES

On the approach to Nusa Dua, a peninsula on the southern tip of Bali where the king is staying, police in fluorescent vests checked cars at an impromptu checkpoint.

While not especially brought in for the Saudi visitors, the beach at Nusa Dua does have something to make the visitors feel right at home - camels.

Minarto, who runs camel rides in front of the Hilton Bali Resort, said the Saudi group had requested 100 half-hour rides.

"We're busy and they wanted too many. We only have a limited number of camels," said Minarto, who looks after five camels brought in from Australia years ago.

(Additional reporting by Fransiska Nangoy in JAKARTA.; Writing by Ed Davies. Editing by Bill Tarrant.)

Industri hasil tembakau berkontribusi besar bagi ekonomi nasional

Pewarta: Try Reza Essra
Jumat, 10 Maret 2017 13:04 WIB

Industri hasil tembakau berkontribusi besar bagi ekonomi nasional

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengatakan, industri hasil tembakau (IHT) merupakan salah satu sektor strategis domestik yang memiliki daya saing tinggi dan terus memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

Sumbangan sektor yang dikategorikan sebagai kearifan lokal ini meliputi penyerapan tenaga kerja, pendapatan negara melalui cukai serta menjadi komoditas penting bagi petani dari hasil perkebunan berupa tembakau dan cengkeh.

“Kontribusi industri hasil tembakau cukup tinggi setelah industri makanan dan minuman. Di Jawa Timur, industri ini menjadi unggulan. Fasilitas KUD di sini juga luar biasa serta telah melakukan bentuk kemitraan perusahaan dengan koperasi,” kata dia, ketika mengunjungi Paguyuban Mitra Produksi Sigaret Indonesia (MPSI) di Sukorejo, Jawa Timur.

Kementerian Perindustrian mencatat, pendapatan negara dari IHT yang berasal dari cukai dan pajak setiap tahunnya mengalami peningkatan. Kontribusi IHT pada 2016 memberikan pembayaran cukai sebesar Rp138,69 triliun atau 96,65 persen dari total cukai nasional.

Sedangkan serapan tenaga kerja di sektor manufaktur dan distribusi mencapai 4,28 juta orang serta di sektor perkebunan sebanyak 1,7 juta orang.

“Perkembangan industri ini telah menjadi bagian sejarah bangsa dan budaya masyarakat kita, khususnya rokok kretek yang merupakan komoditas berbasis tembakau dan cengkeh yang sangat Indonesia serta merupakan warisan nenek moyang bangsa dan sudah mengakar secara turun-temurun,” papar dia melalui keterangan tertulis.

Namun demikian, penurunan unit usaha industri rokok tidak disertai dengan penurunan produksi. Pada 2014, jumlah industrinya mencapai 700 perusahaan dengan kemampuan produksi sebanyak 346,3 miliar batang.

Sedangkan dengan jumlah 600 perusahaan di 2015, produksi rokok naik menjadi 348,1 miliar batang dan tahun 2016 sebesar 350,03 miliar batang.

“Tetapi terjadi penurunan sebesar 3,5 persen dalam lima tahun terakhir atas jumlah pekerja sektor manufaktur rokok dan pada perkebunan tembakau turun sebesar 4,7 persen,” ungkapnya.

Menurut dia, pangsa pasar IHT saat ini mulai berubah karena dipengaruhi gaya hidup masyarakat perokok yang memperhatikan kesehatannya dengan memilih rokok yang mengandung tar dan nikotin rendah, sehingga masyarakat perokok mengarah ke Sigaret Kretek Mesin (SKM), baik jenis reguler maupun mild.

Data pangsa pasar dari jenis rokok pada tahun 2016, untuk SKM sebesar 72,07 persen, Sigaret Kretek Tangan (SKT) sebesar 20,23 persen, dan Sigaret Putih Mesin (SPM) sebesar 5,43 persen. Sisanya, antara lain rokok Klobot dan Klembak menyan sebesar 2,27 persen.

Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto, mengatakan, penyusunan aturan dan kebijakan soal tembakau harus sangat hati-hati karena berdampak pada hajat hidup orang banyak.

“Di bawah MPSI saja ada 40.800 pekerja, belum dari yang lain. Ini menyangkut perut sekian ribu orang dan keluarganya. Ini yang kadang-kadang pembahasannya tidak seimbang,” katanya.

Panggah menilai penerapan kuota harus realistis sesuai kebutuhan industri rokok dalam negeri. Impor tembakau tidak bisa langsung dihentikan jika pasokan bahan baku buat industri tidak terjamin.

Kebijakan yang diambil pemerintah seharusnya fokus meningkatkan produksi tembakau dalam negeri agar bisa memenuhi seluruh kebutuhan bahan baku industri rokok. 

Sementara itu, Ketua Paguyuban MPSI, Djoko Wahyudi, berharap agar mitranya tidak mengalihkan produksinya ke mesin.

“Karena ada sisi yang perlu diperhatikan, yakni tenaga kerja,” ungkapnya. Dia pun memberikan apresiasi kepada Kemenperin selaku pembina industri yang terus memperhatikan keberadaan sektor SKT. “Terkait regulasi, memang perlu diatur agar dampak negatifnya tidak lebih dominan,” imbuhnya.

Paguyuban MPSI merupakan wadah yang terdiri dari 38 perusahaan produsen SKT yang bermitra dengan PT. Sampoerna di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Produksinya telah mencapai 15 miliar batang per tahun dengan mempekerjakan karyawan sebanyak 40.000 orang. MPSI tidak menutup kemungkinan untuk bermitra dengan perusahaan lain.

Wahyudi juga mengatakan, kalaupun industri rokok dalam negeri jatuh, tak berarti masyarakat akan berhenti merokok. Malah, Indonesia nantinya hanya menjadi pasar bagi rokok ilegal impor.

"Kalau rokok ilegal tanpa cukai itu dibuat dalam negeri masih mending. Tidak dapat cukai, tapi dapat tembakau dan tenaga kerja. Tapi kalau produksinya dari luar, kita tidak dapat pekerjaan dan cukai, bahkan kesehatan pun tidak dapat. Jadi rugi semua," sebutnya.

Menurut Djoko, Indonesia selama ini kerap diincar sebagai pasar bagi produsen rokok ilegal dari berbagai negara.

“Kami mendukung penuh pembatasan impor tembakau asal pemerintah mendorong produksi dalam negeri dan membatasinya secara bertahap,” ujarnya.
Editor: Ade Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Indeks FTSE-100 turun tipis ketika Morrison dan saham tambang jatuh

Editor: Suryanto
Jumat, 10 Maret 2017 04:57 WIB

Indeks FTSE-100 turun tipis ketika Morrison dan saham tambang jatuh

London (ANTARA News) - Saham-saham Inggris ditutup sedikit lebih rendah pada Kamis (9/3), dengan indeks acuan FTSE-100 di bursa London turun 0,27 persen atau 19,65 poin menjadi 7.314,96 poin.

Perusahaan asuransi Inggris, Aviva, melonjak 6,46 persen, menduduki posisi teratas dalam daftar peraih keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips", setelah membukukan laba yang lebih baik dari perkiraan untuk 2016.

Diikuti oleh Capita Plc, perusahaan yang menawarkan proses bisnis alih daya (outsourcing) dan jasa profesional berbasis di London, maju 4,67 persen dan Admiral Group, sebuah perusahaan asuransi kendaraan bermotor, naik 4,43 persen.

Sementara itu, Wm Morrison Supermarket mengalami kerugian terbesar (top losers) di antara saham-saham unggulan, jatuh 6,56 persen. Diikuti oleh perusahaan pertambangan Anglo American dan Glencore yang masing-masing kehilangan 4,61 persen dan 3,66 persen, demikian Xinhua melaporkan.

(A026) 
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Indonesia Peringkat 20 sebagai Negara dengan Miliarder Terbanyak Dunia

Ridwan Aji Pitoko
Sumber : www.kompas.com
Jumat, 10 Maret 2017 | 11:19 WIB

Indonesia Peringkat 20 sebagai Negara dengan Miliarder Terbanyak Dunia

BEIJING, KompasProperti - Majalah lokal China Hurun kembali merilis laporan daftar orang kaya di dunia 2017 pada 7 Maret 2017.

Dalam laporan tersebut, Indonesia masuk dalam 20 besar negara dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia.

Indonesia bersanding bersama Swedia di peringkat 20 dengan jumlah miliarder sebanyak 17 orang.

Masuknya negara ini daftar tersebut tersebut tak terlepas dari tambahan tiga miliarder baru.

Dalam laporan lainnya, Knight Frank melalui riset Wealth Report 2017 menyebutkan jumlah miliarder di Indonesia dengan aset lebih dari 1.000 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau ekuivalen Rp 13,3 triliun sebanyak 16 orang.

Mereka adalah Michael Budi Hartono, Robert Hartono, Sri Prakash Lohia, Chairul Tanjung, Tahir, Mudaya Poo, Theodore Rahmat, Mochtar Riady, Peter Sondakh, Ciputra, dan Sukanto Tanoto.

Kemudian Martua Sitorus, Eddy Suriadi Sariatmadja, Djoko Santoso, Soegiarto Adikusumo, dan Bachtiar Karim.

Sementara itu, Hurun masih menempatkan China kokoh di puncak daftar negara dengan miliarder terbanyak di kolong langit dengan jumlah 609 orang atau ada pertambahan 41 orang dari daftar sebelumnya.

Ada pun kombinasi total kekayaan kalangan superkaya Negeri Tirai Bambu adalah 1,6 triliun dollar AS atau 2,1 persen dari total produk domestik bruto (PDB) global.

Sedangkan di posisi dua bercokol AS dengan jumlah miliarder sebanyak 552 orang atau naik17 orang dari tahun sebelumnya. 

Jika dikombinasikan, total kekayaan miliarder Negeri Paman Sam mencapai 2,6 triliun dollar AS atau 3,4 persen dari PDB global.

Jerman menempati peringkat ketiga dengan jumlah 109 miliarder, bertambah 27 orang dari tahun 2016.

"Sementara India harus turun ke peringkat empat akibat berkurangnya 11 miliarder dan menjadikannya hanya memiliki 100 orang sangat kaya," ucap Ketua dan Kepala Penelitian Hurun Rupert Hoogewerf.

Kemudian, negara-negara Eropa semacam Inggris, Swiss, Rusia, dan Prancis berturut-turut menempati peringkat 5, 6, 7, dan 8 dalam daftar Hurun.

Inggris mencatat menambab tujuh miliarder sehingga total Negeri Ratu Elizabeth memiliki 89 orang tajir dengan kombinasi aset mencapai 280 miliar dollar AS.

Sementara Swiss secara total memiliki 77 miliarder atau bertambah 11 orang dibandingkan 2016 lalu dan memiliki total kombinasi kekayaan 240 miliar dollar AS.

Di sisi lain, jumlah taipan di Rusia berkurang sebanyak 12 orang dan membuat negara pecahan Uni Soviet itu hanya memiliki 68 orang miliarder.

Penurunan itu juga berdampak pada total kombinasi aset yang melorot 12 persen menjadi hanya 261 miliar dollar AS

Sedangkan Perancis, memiliki jumlah ultrakaya 50 orang dari sebelumnya pada 2016 tercatat ada 51 orang. Namun, kombinasi aset hartanya naik dua persen menjadi 307 miliar dollar AS.

Pada posisi 9 dan 10 berturut-turut ada Brasil dan Jepang. Kendati mengalami penurunan 6 orang dan menjadikan Brasil kini hanya memiliki 43 miliarder, tetapi aset totalnya naik 10 persen menjadi 161 miliar dollar AS.

Stagnansi posisi justru terjadi di Negeri Sakura yang tidak menambah atau mengurangi jumlah orang kaya.

Jepang tercatat kini memiliki 42 miliarder dengan kombinasi aset mencapai 145 miliar dollar AS atau naik 30 persen dari tahun sebelumnya.

Berikut daftar lengkap 20 negara yang menjadi tempat milyarder dunia bermukim versi Hurun.

1. China - 609 miliarder
2. Amerika Serikat - 552 miliarder
3. Jerman - 109 miliarder
4. India - 100 miliarder
5. Inggris - 89 miliarder
6. Swiss - 77 miliarder
7. Rusia - 68 miliarder
8. Prancis - 50 miliarder
9. Brazil - 43 miliarder
10 Jepang - 42 milyarder
11. Italia - 41 miliarder
12. Kanada - 35 miliarder
13. Korea Selatan - 34 miliarder
14. Turki - 29 miliarder
15. Singapura - 28 miliarder
16. Australia - 27 miliarder
17. Thailand - 26 miliarder
18. Spanyol - 23 miliarder
19. Uni Emirat Arab - 21 miliarder
20. Indonesia dan Swedia - 17 miliarder

Penulis : Ridwan Aji Pitoko
Editor : Hilda B Alexander

Kementerian ATR Akan Terbitkan 5 Juta Sertifikat Tahun Ini

Iwan Supriyatna
Sumber : www.kompas.com
Kamis, 9 Maret 2017 | 17:34 WIB

Kementerian ATR Akan Terbitkan 5 Juta Sertifikat Tahun Ini

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) tengah fokus menyelesaikan persoalan sertifikasi tanah.

Data Kementerian ATR menunjukan, dari sekitar 130 juta bidang (persil) tanah, baru sekitar 46 juta persil yang bersertifikat atau diakui secara legal. Sehingga, pemerintah memandang perlu sesegera mungkin melakukan sertifikasi.

Pada tahun ini, pemerintah berencana menerbitkan sekitar 5 juta sertifikat tanah, yang pendanaannya berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 2 triliun.

"Pemerintah akan membantu menerbitkan 5 juta sertifikat tanah dengan pendanaan dari APBN sekitar Rp 2 triliun," kata Menteri ATR, Sofyan Djalil di Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Adapun tujuan penerbitan sertifikat tersebut, agar seluruh tanah bisa terpetakan dan terdaftar pada 2025. Hal ini sejalan dengan PRONA (Program Agraria Nasional) dari Kementerian ATR.

Mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan, selain berasal dari APBN, Kementerian ATR pun berencana menggandeng perbankan untuk turut serta membantu pendanaan penerbitan sertifikat tanah.

Penulis : Iwan Supriyatna
Editor : M Fajar Marta

Coca-Cola opens US$42 million facility in East Java

Viriya P. Singgih
Sumber : The Jakarta Post
Jakarta | Fri, March 10, 2017 | 01:03 pm

Coca-Cola opens US$42 million facility in East Java

Australia-based Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI), the producer and distributor of the Coca-Cola brand for the Asia-Pacific region, officially opened its latest production and distribution center on Thursday in Pandaan, Pasuruan, East Java, with an investment value of around US$42 million.

The new factory has a storage capacity of 40 million bottles and a pre-form manufacturing facility that is able to produce 1 billion plastic bottles a year.

“This new facility will make the company’s workers able to have world-class production skills,” CCAI president director Kadir Gunduz said on Thursday in a statement.

At present, CCAI already has eight bottle factories with a total of 11,000 workers in various regions in the country, including in Lampung, Bandung, Surabaya and Denpasar. It also operates three mega distribution centers in Medan, Cibitung and Semarang that run businesses with 765,000 direct customers.

“We positively welcome this expansion, which supports Indonesia’s industrial investment target of Rp 500 trillion [$37.3 billion] in 2017 in a bid to further boost the country’s economic growth,” Industry Minister Airlangga Hartarto said Thursday in a statement.

Airlangga also said that CCAI had committed to investing a total of $500 million in Indonesia within the 2015-2018 period, of which $300 million has already been realized.

According to the Industry Ministry, Indonesia’s soft drink industry is currently dominated by packaged drinking water products (AMDK) with a market share of 84 percent. (bbn)

Chinese investors invited to develop N. Kalimantan industrial estates

Viriya P. Singgih
Sumber : The Jakarta Post
Jakarta | Fri, March 10, 2017 | 12:57 pm

Chinese investors invited to develop N. Kalimantan industrial estates


The Indonesian government has invited investors, including those from China, to develop industrial estates in North Kalimantan, a province with great energy potential.

It has at least nine oil and gas fields, including one called the Ambalat block that has oil and gas reserves mounting to 764 million barrels and 1.4 trillion cubic feet, respectively, and hydroelectricity potential estimated at 33,000 megawatts (MW).

Industry Ministry Airlangga Hartarto stressed the importance of attracting investors to develop and optimize North Kalimantan’s potential as the development will cost a large amount of money.

(Read also: North Kalimantan set to become new industrial zone)

“Some of the prospective investors are from China. Today, we have a trade deficit mounting to US$15 billion; it is possible that the figure will be compensated through investments in the province,” Airlangga said in Jakarta.

Airlangga said North Kalimantan was located at a strategic position as 60.93 percent of Indonesia’s trade was done with fellow Asian countries, including China, that were located closer to the northern side of the archipelago.

“So we can prepare export-based industries in North Kalimantan with targeted markets, such as China, Japan, Taiwan and Hong Kong,” Airlangga said.

At present, the North Kalimantan administration claims there are several investors that have committed to develop hydro power plants in the province, including PT Hannergi Power Indonesia and PT Kalimantan Electric City at Mentarang River with a capacity of 500 MW and 7,600 MW, respectively, and PT Kayan Hidro Energi at Kayan River with a capacity of 9,000 MW. (bbn)

Kemkumham Bantah Puluhan Pejabat Imigrasi Dipecat karena Peras Tim Raja Salman

ERWIN C SIHOMBING/FMB
SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 17:30

Kemkumham Bantah Puluhan Pejabat Imigrasi Dipecat karena Peras Tim Raja Salman

Jakarta - Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) Effendy Peranginangin membantah informasi adanya pencopotan terhadap 69 pejabat imigrasi karena melakukan pemerasan terhadap tim yang mempersiapkan kedatangan Raja Salman dari Arab Saudi.

"Tidak benar ada pemberhentian 69 pejabat imigrasi karena memeras," kata Effendy, di Jakarta, Sabtu (25/2).

Berkaitan dengan rencana kedatangan rombongan Raja Salman ke Indonesia, Imigrasi, beserta instansi lainnya menjalankan tugas protokoler dalam menyambut tamu negara. Di tengah proses itu tidak ada insiden apalagi pemerasan.

Menurut Effendy, beberapa waktu yang lalu, dilakukan operasi rutin imigrasi di wilayah Bogor. Pengawas imigrasi yang melakukan operasi dinonaktifkan sementara karena harus diperiksa oleh Inspektorat Jenderal. Pemeriksaan dilakukan karena adanya keluhan saat operasi yang tidak berkaitan dengan pemerasan.

"Dan itu enggak ada kaitannya sama sekali dengan pemerasan apalagi dengan kedatangan tamu negara. Itu operasi rutin dan memang pengawasnya sedang nonaktif karena diperiksa," jelasnya.

Pihaknya tegas membantah adanya pemberhentian atau pencopotan pejabat imigrasi yang memeras."Tidak ada pencopotan atau pemberhentian. Hanya penonaktifan sementara saja di wilayah Bogor itu juga tidak ada kaitannya dengan informasi keliru yang menyebut 69 pejabat imigrasi dicopot," tegasnya.

Isu Puluhan Pejabat Imigrasi Dicopot karena Peras Raja Salman, Ini Kata Kemkumham

ERWIN C SIHOMBING/FMB
SABTU, 25 FEBRUARI 2017 | 15:35

Isu Puluhan Pejabat Imigrasi Dicopot karena Peras Raja Salman, Ini Kata Kemkumham

Jakarta - Ditjen Imigrasi Kemkumham tidak bisa memastikan informasi yang menyebut sebanyak 69 pejabat direktorat imigrasi dicopot karena melakukan pemerasan. Dugaannya, berkaitan dengan kedatangan rombongan Raja Salman dari Arab Saudi.
"Saya belum tahu," kata Kabag Humas Imigrasi Agung Sampurno, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (25/2).
Agung juga mengaku ditanyai sejumlah media mengenai kabar tersebut. Namun dia tidak bisa mengonfirmasinya dan meminta media untuk menanyakan ke Kabiro Humas Kemkumham Effendy Peranginangin yang tidak menanggapi kabar itu.
"Banyak teman-teman media menanyakan hal serupa," tambah Agung.?
Menurut rencana, Raja Salman akan mengadakan kunjungan kenegaraan ke Indonesia membawa rombongan yang jumlahnya mencapai 1.500 orang, yang terdiri dari pengawal,10 menteri, 25 pangeran, pada 1-9 Maret 2017. Di akhir kunjungan, rombongan bakal berlibur ke Bali.

About Us

Contact us

Jl.Pangeran Jayakarta Komplek D41,Jakarta Pusat - 10730

+62 21 6220 3088

+62 21 624 0468